Berita  

Longsor Susulan Timbun Jalan Provinsi di Cianjur, Akses Kendaraan Lumpuh Total

Longsor Susulan Timbun Jalan Provinsi di Cianjur, Akses Kendaraan Lumpuh Total
Longsor Susulan Timbun Jalan Provinsi di Cianjur, Akses Kendaraan Lumpuh Total

Cianjur – Telah terjadi longsor susulan di Jalan Provinsi Cianjur, kawasan Cadas Hideung Kecamatan Sukanagara. Akibat dari longsor tersebut akses kendaraan dari cianjur menuju pagelaran lumpuh.

Informasi yang dikutip dari detik.com, longsor terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Longsor tersebut merupakan longsor susulan yang keempat kalinya.

“Longsor pertama terjadi pada 24 November lalu. Dan yang tadi merupakan longsor susulan keempat,” ujar Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur Rudi Labis, Rabu (29/12/2021).

Menurutnya longsor susulan terjadi setiap hujan deras mengguyur kawasan tersebut. “Tebingnya labil, sehingga kalau hujan deras terjadi longsor susulan berupa material tanah dan batu,” imbuhnya.

Dia menjelaskan longsor susulan kali ini menutup seluruh badan jalan. Akibatnya kendaraan dari arah Cianjur menuju Pagelaran atau sebaliknya lumpuh sementara.

Menurut Rudi, arus kendaraan sempat dialihkan ke jalur alternatif melalui jalan desa. Namun kondisi jalan yang rusak dan ekstrem membuat pengalihan arus dihentikan.

“Kendaraan tidak bisa melintas. Awalnya dialihkan, tapi jalannya ekstrem dan kondisi penerangan minim. Sehingga petugas fokus penanganan dengan menurunkan alat berat,” ucapnya.

Pengamat Ruas Jalan Sukanagara-Sindangbarang UPTD Dinas PU Binamarga Provinsi Jabar Bubun Bunyamin, mengatakan saat ini satu unit alat berat sudah diturunkan ke lokasi.

“Kemungkinan bisa dilalui kembali beberapa jam lagi. Karena material longsoran tidak hanya tanah, tetapi bebatuan berukuran besar. Ditambah masih terjadi hujan yang dikhawatirkan menimbulkan longsor susulan dan membahayakan petugas. Tapi diupayakan segera bisa dilalui, minimal satu lajur,” tuturnya.

Bunyamin menambahkan untuk sementara petugas hanya bisa melakukan penanganan darurat, sebab penanganan jangka panjang belum memungkinkan untuk dilakukan.

“Kalau dipasang jaringan juga tidak mungkin, karena terus terjadi longsor susulan dengan material batu dan tanah. Kalaupun penanganan permanen kemungkinan baru bisa dilakukan saat musim kemarau,” pungkasnya.

Sumber: detik.com