Alun-alun Jogja Dijual di Metaverse? Cek Faktanya Disini..

Ilustrasi Alun-alun Jogja dijual di metaverse ( foto via mojok.co)

Catatanbuku.com, Metaverse, Jogja — Ada kabar kalau alun-alun Jogja di jual seharga 1,4 USDT per meter persegi di Metaverse. Tentu metaverse masih sangat murah meriah dong.

Media sosial memang sering muncul keriuhan, keriuhan kali ini adanya aksi penjualan secara virtual alun-alun utara Jogja, Kepatihan, dan Gedung Agung di situs nextearth.io.

Media besar juga sudah meliput, bahkan pihak Pemda sendiri sudah angkat bicara. Di kutip dari detik.com ‘Sekretaris Daerah DIY, Kadarmanta Baskara Aji menyebut pihaknya tengah melakukan kajian dan persiapan langkah hukum, bila diperlukan’.

“Kalau sudah merugikan, tentu langkah hukum akan kita lakukan. Saya kira juga masyarakat sudah bisa konfirmasi dengan diri sendiri. Apa iya Alun-alun Jogja didol (dijual),” jelas Kadarmanta.

Konsep metaverse memang sedang viral sejak akhir 2021 dan pada awal 2022. Metaverse juga diprediksi akan mencapai puncak hypenya karena Meta yang dulunya Facebook siap menjadi pelopornya. Dan kalian jangan heran, mungkin bukan hanya alun-alun Joga, bahkan Istana Negara sampai ke gedung-gedung DPR juga bisa dijual belikan di metaverse.

Lalu apa sh itu Metaverse?

Dari bos Meta yang bilang, metaverse adalah konsep lingkungan virtual yang bisa dimasuki sehingga seolah-olah kita berada dan hidup di dalamnya. Tentunya, konsep yang ada di pikiran dan bayangan si Mark jauh lebih jos daripada konsep media sosial yang udah ada saat ini, yang mana platform media sosial pada umumnya hanya memberi pengguna untuk melihat di layar saja.

Kamu pernah main Game simulator semacam The Sims? ya kira-kira seperti itulah lingkungan virtual yang besoknya akan kita tinggali di metaverse karena konsep dunia virtual disana itu benar-benar hidup, bekerja, senang-senang dan lainnya seperti layaknya kehidupan di dunia nyata.

Tapi ya gak sama persis seperti di game the sims ya sob, karena sekarang kan tenologinya udah sangat keren dan lebih canggih.

Jadi, metaverse ini adalah dunia realitas virtual tiga dimensi (3D) yang menggabungkan teknologi Artifical Intelegence (AI), Augmented Reality (AR)dan Virtual Reality (VR).

Mungkin bagi para pecint Game kata istilah di atas sudah tak asing lagi. Karena biasanya Game yang sering dimainkan sekarang menggunakan Teknologi AR atau VR. Tapi gini sob, pernah gak sih kalian kepikiran kalau dari ketiga teknologi tersebut digabungin akan menjadi seperti apa?

Tentunya ya jadi METAVERSE lah sob.

Konsep ini kian menjadi hits ketika penyanyi kondang asal Kana, Justin Biebier melakukan konser virtual pada Desember 2021 yang menggunakan avatar yang telah dikontrol sendiri gerakannya. Dari suksesnya konser si Justin, tentu membuat angan-angan si Zuckerberg bahwa konsep kehidupan tiga dimensi yang mirip aktivitas sehari-hari manusia di dunia nyata, sangat mungkin untuk dipindah ke dunia virtual.

Tentu saja konsep ini bukanlah konsep mentah seperti angan-angan manusia untuk hidup di planet Mars. Karena konsep yang satu ini udah sangat dekat dengan perwujudan nyata.

Sangat menarik kan? tapi ingat, ini hanya baru permukaannya saja sob.

Metaverse di Next Earth: (Antara Bumi virtual, NFT, dan cryptocurrency!)

Sepertinya kurang pas ya kalau bahas metaverse cuma soal hidup di dunia virtual saja ya kan. Seperti halnya hidup di dunia nyata bos, kita hidup di dunia virtual juga membutuhkan uang lah.

Seperti yang udah di singgung di atas tadi, kalau bahwasanya Alun-alun Jogja dijual secara virtual di situs nextearth.io. Di Next Earth ini, kabarnya Alun-alun Jogja dijual hanya seharga 1,4 USDT per meter perseginya. Tentu kalau dirupiahkan harga per meter perseginya Alun-alun Jogja hanya di dikisaran Rp 20.114 saja, sangat murah lah.

Perlu diketahui, Next Earth adalah perancang konsep Bumi Virtual yang populer saat ini. Proyek Bumi Virtual yang dibangun oleh Next Earth berbasis Teknologi Blockchain dan langsung terintegrasi dengan NFT.

Kalian yang sudah gak asing dengan dunia cryptocurrency pastinya sudah tidak asing dong dengan kat blockchain. Itu adalah Teknologi yang mendasari perkembangan mata uang kripto dari mulai yang sangat populer seperti Bitcoin, Ethereum dan koin-koin lokalan dalam negeri seperti IDM dan TKO.

Next Earth adalah metaverse yang beroperasi di blockchain Ethereum dengan jaringan Polygon. Dalam situs Next Earth mempersilahkan para penggunanya untuk memiliki aset real estate virtual berdasarkan lahan yang ada secara real di dunia nyata. Di dalam kamu juga bisa beli lahan dan menjadikannya NFT dan semua transaksi tidak ada perantara.